Beberapa hari terakhir beredar berita heboh bahwa ‘Sunita Williams’ masuk Islam setelah melihat Mekah dan Madinah? Benarkah? Terlepas dari benar tidaknya berita ini saya pun tertarik untuk menelusuri lebih jauh perihal kabar heboh yang beredar di dunia maya ini melalui email dan dilengkapi oleh foto Mekah dan Madinah dari luar angkasa.

Lalu seperti apa isi pesan Sunita Williams yang katanya menjadi mualaf setelah melihat keajaiban Mekkah dan Madinah diluar angkasa? Nah guys, berikut ini adalah kutipannya yang sudah saya peroleh dari berbagai sumber.
05nlook1Assalamualaikum…! An important message to all Muslim brothers and sisters : Sunita Williams ( First Indian woman who went on a space journey few months back) accepted “ISLAM” Masha Allah, bcoz when they were on the moon, they saw towards EARTH, the entire EARTH looked dark, but 2 places on the EARTH GLITERED & looked like SPARKS (Roshni). They were shocked to see that and saw them with the help of telescope and came to know that those two places were “MAKKAH” and “MADINAH” Masya Allah !. Then they decided that after reaching to earth they’ll accept “ISLAM”. Thats y they reached safely following this glitering light. So be proud to a muslim and forward it to all like fire. Allah Hafiz…!

Artinya:

Assalamualaikum…….. !! Sebuah pesan penting untuk seluruh saudara Muslim dan Muslimah: Sunita Williams ( Wanita Indian pertama yang pergi ke luar angkasa untuk beberapa bulan telah kembali ) menerima “ISLAM ” karena ketika ia ke bulan, ia melihat ke bumi dan nampak semua wajah bumi kelihatan sangat gelap (hitam), tetapi ada 2 tempat di bumi yang bersinar dan terlihat seperti berkilauan. Ia kaget melihat hal itu dan ingin melihat lebih jelas dengan batuan teleskop dan mengetahui bahwa kedua tempat tersebut adalah Mekah dan Madinah. Ia pun memutuskan untuk menerima Islam setelah tiba di bumi. Itulah alasan kenapa ia bisa kembali ke bumi dengan selamat, karena mengikuti arah sinar dari tempat tersebut. Maka berbanggalah menjadi seorang Muslim.

Mekah dan Madinah tampak terang dari luar angkasa. Penasaran lihat fotonya? Berikut dibawah ini fotonya!20150716214306-keindahan-malam-takbir-di-masjidil-haram-003-isn

Melihat keajaiban Mekkah Dan Madinah

Menurut hasil penelitian dari 15 Universitas menyatakan bahwa Hajar Aswad adalah batu meteor yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu 23.000 kali dari baja yang ada.

Beberapa astronot yang pergi ke luar angkasa melihat suatu sinar yang teramat terang mememancar dari bumi dan setelah diteliti ternyata bersumber dari Bait Allah (Baitullah) atau Ka’bah. Super konduktor itu adalah Hajar Aswad yang berfungsi bagai mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya.

Prof. Lawrence E Yoseph – Fl Whiple menulis : “…Sungguh kita berhutang besar kepada orang Islam, shalat, tawaf dan tepat waktu menjaga super konduktor itu…”.

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi. Radiasi yang berada di sekitar Ka’bah ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekkah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi.

Sebab itulah ketika kita mengelilingi Ka’bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah. Mekkah juga merupakan pusat Bumi.

Mekkah adalah pusat dari lapisan-lapisan langit. Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah Ta’ala berfirman : “Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan”. (QS. Ar-Rahman : 33)

Menurut riwayat Ibnu Abbas dan Abdullah bin Amr bin Ash, dahulu Hajar Aswad tidak hanya berwarna putih tetapi juga memancarkan sinar yang berkilauan. Sekiranya Allah subhanahu wa ta’ala tidak memadamkan kilauannya, tidak seorang manusia pun yang sanggup mamandangnya.

Dalam penelitian lainnya mereka mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah museum di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut (dari Ka’bah ) dan pihak museum juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tatasurya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa ssalam bersabda : “Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam”.

Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Illaha illallah, Allahu Akbar… Betapa bergetar hati kita melihat dahsyatnya gerakan thawaf haji dan Umroh. Ini adalah jawaban fitnah dan tuduhan jahiliyah yang tak didasari ilmu pengetahuan, yaitu mengapa kaum Muslimin shalat ke arah kiblat dan bahwa umat Islam di anggap menyembah Hajar Aswad. Hanya Allah Yang Maha Kuasa dan Segala-galanya.

Keterangan: Sebelah kiri adalah kota Madinah dan kanan adalah kota Mekah, Saudi Arabi

Ketika bagian bumi lainnya nampak gelap, ternyata ada sebagian kecil bumi yang nampak terang yaitu Mekah dan Madinah. Sunita William, seorang astronot pertama India yang pada tanggal 2 Juli 2007 berada di angkasa luar mengatakan bahwa dari atas seluruh permukaan bumi diselimuti kegelapan, namun betapa terkejutnya ketika dengan bantuan teleskop ada 2 tempat yang sangat berbeda, yaitu Mekah dan Madinah. Kedua tempat itu nampak terang dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya dibelahan bumi. Masa Allah, Allah Maha Besar.50eacf228f9f3_50eacf2291a46

Selain itu, fenomena lain yang ditangkapnya adalah ketika gelombang suara dari bumi tidak mampu merambah luar angkasa, dia ternyata bisa menangkap suara Adzan. Apakah ini suatu keanehan atau merupakan suatu jalan dari Allah untuk menunjukkan sisi-sisi kebenaran kepada sang astronot? Dikabarkan setelah peristiwa ini, Sunita Williams secara spontan memeluk agama Islam. Allahu Akbar, bila kabar ini adalah suatu kebenaran.

Sunita Williams sendiri adalah seorang astronot kelahiran Ohio, 19 September 1965 dari orang tua berketurunan India-Slovenia. Menikah dengan Michael J. William, seorang Polisi Federal di Oregon, USA. Sebagai astronot pertama India, dia memegang rekor perjalanan luar angkasa untuk wanita. Ia berada diluar angkasa selama 195 hari dan berjalan diluar angkasa  sekitar 29 jam, 17 menit.

So, silahkan beri pendapat kalian mengenai berita yang menghebokan ini ya, hehe…