Apa yang anda ketahui mengenai Bumi? Dapatkan anda menjawabnya? Ini tidak harus selalu sulit untuk menjawabnya. Asal ringkas tetapi tepat.

Bumi merupakan sebuah Planet yang dianggap sebagai tempat tinggalnya segala jenis Mahkluk hidup seperti Manusia, segala jenis tumbuhan dan juga dunianya banyak hewan baik didarat maupun diair. Jika berbicara mengenai jenis Mahkluk hidup yang ada di Bumi, sangat banyak sekali pelajaran yang dapat kita kutib.

Salah satu pembahasan kita yang dikatakan sangat penting dan mungkin banyak yang belum membahasnya ataupun tidak terpikirkan sama sekali adalah bagaimana daun bisa jatuh dari Pohonnya.

Daun pada tumbuhan merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting, biasanya berwarna hijau yang mengandung klorofil serta berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesis. Lalu apa yang anda ketahui mengenai sebab akibat daun jatuh? Anda akan mendapatkan banyak pelajaran dari ini. Bagi anda yang mungkin penasaran, simak saja penjelasannya yang ada di bawah ini.

Ups.. Sabar ya Gays.. sebelum kita mengupas tuntasnya, tidak ada salahnya bagi kita mencari tau mengenai arti dari gugurnya sebuah daun.

Daun yang gugur atau atau jatuh dari pohonnya adalah suatu proses lepasnya tangkai daun dari tanaman yang menyababkan daun gugur dan terjatuh. Proses ini di pengaruhi oleh banyak faktor baik faktor dari dalam maupun dari luar.

Daun yang gugur tidak terjadi begitu saja, daun yang gugur memiliki banyak hal yang harus anda ketahui. Banyak sekali faktor yang menyatakan penyebab dari Daun jatuh seperti:

1. Kehidupan sel tumbuhan

sel-tumbuhan

Daun yang gugur atau daun yang jatuh dari pohonnya dikarenakan sebagai faktor penuaan sel tumbuhan. Sel tumbuhan yang mengalami diferensiasi maka dengan secara otomatis akan mengalami proses metabolisme dengan fungsinya masing-masing.

Salah satu hal yang dapat menyebabkan masalah ini adalah adanya penumpukan sisa-sisa metabolisme yang dapat bersifat racun. Hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi kinerja sel dalam melakukan metabolisme sehingga terjadi penurunan hasil metabolisme secara bertahap.

Dalam daun banyak sekali terjadi proses metabolisme salah satunya adalah untuk menghasilkan enzim untuk proses fotosintsis. Hasil dari fotosintesis inilah yang akan di gunakan untuk sel itu sendiri maupun untuk sel lainya. Namun ketika sel pada daun mengalami suatu proses penuaan maka metabolismenya akan menurun, jika sudah demikian maka hanya sedikit hasil yang di peroleh dari metabolisme tersebut termasuk pembentukan enzim.

Kurangnya Enzim pada tumbuhan atau daun akan mengakibatkan Fotosintesis berlangsung tidak optimal. Apabila ini terjadi sangat sering, maka bisa saja proses Fotosintesis akan berhenti. Ini akan mengakibatkan dimana sel akan kekurangan zat yangyeng dikatakan penting untuk kelangsungan hidupnya. Meskipun fotosintesis masih berlangsung pada daun lainnya namun hasilnya di berikan untuk sel yang masih muda dan yang aktif.

Maka untuk mengatasi hal tersebut, daun akan mengubah klorofil untuk memenuhi kebutuhanya, perubahan ini yang nantinya akan berakibat perubahan warna pada daun seperti menguning. Secara perlahan klorofil akan habis dan tak ada zat lain lagi yang bisa di rombak maka sel akan sangat kekurangan zat yang di butuhkan. Hal ini dapat menyebabkan kematian pada sel daun begitu juga dengan sel di daerah absisi sel ,selnya akan melemah sehingga tangkai daun akan lepas dan daunpun akan gugur.

2. Nutrisi dalam tumbuhan

nutrisi

Tumbuhan juga sangat memerlukan dengan apa yang namanya Nutrisi sebagai bahan yang sangat penting untuk pertumbuhannya. Nutrisi yang dimaksudkan disini adalah berupa bahan organik yang dapat diperoleh dari dalam tanah. Sangat banyak unsur yang dapat mengakibatkan gugurnya sebuah daun seperti:

A. Klorosis dan nekrosis

Nitrogen dianggap sebagai komponen yang sangat penting sebagai penyusun protein dan juga klorofil. Jika salah satu unsur ini dengan jumlah yang kurang pada setiap tumbuhan maka enzim yang diperlukan tidak terbentuk dan juga terhambat sehingga tumbuhan kekurangan apa yang diperlukannya.

Jika ini terjadi berlangsung lama, maka daun akan kehilangan klorofil dan secara otomatis proses metabolismenya pun kan terhenti. Ini akan mengakibatkan daun menguning dan tidak akan mampu berfotosintesis. Apabila juga ini terjadi terus-menerus, maka akan mengakibatkan sel tumbuhan akan mati dan juga dapat mengakibatkan gugurnya daun.

B. Hilangnya komponen penyusun membran sel

Fosfor adalah unsur tangan menyusun fospolipid, dengan adanya posfor ini, maka fosfolipid akan membuat membran sel menjadi lebih kuat. Namun jika sel kekurangan unsur ini maka sel akan mengambil fosfor yang ada pada membran yang dapat mengakibatkan komponen fosfor pada membran menjadi berkurang. Hal ini akan membuat sel akan lebih rapuh. Karena selnya yang rapuh ini dapat mengakibatkan gugurnya daun.

3. Air dalam tumbuhan

air

Sama seperti jenis Mahkluk hidup lainnya yang sangat memerlukan air, begitu juga dengan tumbuhan yang juga sangat memerlukan air. Untuk tumbuhan, air dikatakan sebagai penyusun keseluruhan tumbuhan. Lain dari itu, air juga sangat berperan penting dalam reaksi Biokimia yang ada pada tumbuhan.

Tapi, percayakah anda air juga dapat mengakibatkan daun pada tumbuhan mengalami keguguran? Ini dapat terjadi dengan pengaruh musim seperti musim panas dan musim dingin dimana kedua musim tersebut sangat erat kaitannya dengan perubahan suhu dan juga kekurangan air.

Pada saat terjadinya musim kemarau, air yang ada dalam tanah akan akan menguap. Saat teriknya siang hari, Stomata atau bukaan kecil atau juga mulut daun akan membuka dan mengalami pertukaran zat. Akibat dari inilah uap air akan keluar sehingga tumbuhan akan mengalami kekurangan air.

Ini mungkin tidak menjadi masalah besar apabila jumlah air dalam tanah dikatakan cukup karena akan segera digantikan melalui penyerapan dari akar. Apabila air dalam tanah sangat minim dan air yang keluar sangat banyak maka akan mengakibatkan tanaman akan layu dan bahkan kematian dengan menggugurkan jumlah daunnya. Tujuan ini dilakukan untuk menghindarkan dari penguapan yang berlebihan.

Sebelum daun tersebut gugur, sebelumnya seluruh zat yang tersimpan dalam daun akan lebih dulu dikirim menuju batang untuk disimpan dan juga bisa dijadikan sebagai pembentuk daun pada saat kesediaan air sudah mencukupi.

Saat musim dingin, jumlah air yang ada dalam tanah kan mengalami pembekuan. Sehingga tumbuhan pada saat musim dingin akan sangat sulit untuk mendapatkan jumlah air yang diperlukan. Dari sulitnya mendapatkan air tersebut, stok air yang ada pada tumbuhan akan terpakai bahkan sampai habis karena kebutuhan Fotosintesis serta reaksi Biokimia lainnya. Jika ini terjadi akan sangat membahayakan tumbuhan tersebut.

Untuk mengatasinya, tumbuhan akan memilih menggugurkan daunnya dengan tujuan agar terhindar dari kerusakan daun saat berada pada suhu yang dingin.

4. Hormon pada tumbuhan

hormont

Auksi atau Etilen merupakan sebuah Hormon yang ada kaitannya dengan keguguran daun. Keseimbangan dari kedua hormon tersebut akan mempengaruhi gugurnya daun. Kadar auksin yang sangat tinggi akan mempengaruhi kadar etilen yang ada pada daun. Perkembangan etilen akan terhambat karena terlalu tingginya kadar auksin tersebut.

Apabila daun yang sudah tua, jumlah insulin akan terus menurun sehingga mengakibatkan sel yang ada pada lapisan Absisi lebih sensitif terhadap etilen. Apabila itu terjadi, maka etilen dapat mempengaruhi bentuk suatu enzim seperti pektitase dan selulase.

Ini merupakan kedua enzim yang dapat melarutkan lamela dan dinding sel absisi. Akibat dari kejadian ini akan mengakibatkan sel absisi melemah serta tidak memiliki kemampuan menahan daun dan akhirnya daun kan jatuh atau mengalami keguguran.

Gays, sekian sudah pokok pembahasan mengenai daun yang jatuh dari pohon. Dengan apa yang kami sampaikan disini semoga saja dapat dijadikan sebagai ilmu pengetahuan yang sangat luar biasa manfaatnya serta sangat berguna bagi pembacanya. Selamat membaca.