Tanggal 9 Desember setiap tahunnya, masyarakat Indonesia memperingati Hari Antikorupsi Internasional. Semua negara sepakat bahwa korupsi merugikan rakyat dan harus diberantas sampai akar-akarnya. Meski begitu, tetap saja belum ada negara yang bisa dikatakan bebas dari korupsi 100 persen.

Korupsi menjadi masalah diberbagai negara sebagai tindakan kejahatan serius dan merugikan. jelas sudah selayaknya koruptor ini mendapatkan hukuman yang setimpal, untuk menimbulkan efek jera bagi pelakunya dan memberi contoh atau peringatan bagi para pelaku koruptor lainnya. Untuk mengatasinya masing-masing negara memiliki berbagai cara dan sanksi.

Ada yang hukuman nya cukup ringan hanya beberapa tahun saja dipenjara. Seperti di Indonesia ada juga yang tidak segan-segan untuk memberi hukuman mati bagi para pencuri uang negara seperti yang diberlakukan dichina . Selain itu ada pula berbagai hukuman lain yang dijatuhkan kepada koruptor.

Berikut adalah rangkuman hukuman para koruptor :

  • Di Buang Ke Tong Sampah

Ulah demonstran ini menjadi perhatian dunia septermber 2014 lalu mereka menggandeng politisi Vitaly Zhuravsky menuju tempat sampah. Lalu memasukkan sang politisi kedalam nya. Vitaly Zhuravsky tidak mengalami cidera apapun namun perasaan politisi ini terguncang hebat setelah sekelompok demonstran melemparnya ketempat sampah besar diluar gedung parlemen.

Awalnya Vitaly Zhuravsky memakai pakaian rapih menggunakan kemeja putih dibalut jas hitam menenteng tas kerja berwarna gelap berjalan melewati kerumunan para pendemo. Sekelompok pria mulai berteriak kepadanya lalu melemparnya ketempat sampah dengan bagian kepala terlebih dahulu. Saat Vitaly Zhuravsky meminta maaf untuk tiba-tiba sebuah ban bekas dilempar ketempat sampah tepat mengenai kepalanya dan seseorang demonstran memegangi kepala Vitaly Zhuravsky agar mencegahnya keluar dari tempat sampah.

20168_a_gr

  • Diikat Di Batu Dan Dilempar Kelaut

Paus Fransiskus mengeluarkan peringatan keras kepada para koruptor. Dalam khotbannya paus menegaskan perbedaan para pendosa yang menyesal lalu bertobat dengan mereka yang menjalani kehidupan ganda dan munafik. Rajin bersedekah tetapi disisi lait tetap mencuri dari negara dan kaum miskin. Paus mengatakan jika lebih baik koruptor diikat disebuah batu penggilingan lalu dilempar kelaut.

Ia juga menggambarkan para koruptor seperti batu nisan yang terlihat putih bersih tetapi didalamnya penuh dengan tulang benulang dan kebusukan. Paus fransiskus juga menyebutkan bahwa orang tua yang mencari nafkah dengan menerima suap telah kehilangan harga dirinya. Dan makanan yang mereka berikan pada anak-anaknya disebut dengan roti yang kotor.

160324070613_paus_fransiskus_populer_624x351_afp

  • Dibeberkan Ke Publik

Lebih dari 900 orang termasuk para penjabat tinggi di Malaysia yang dihukum karena kasus korupsi telah dicantumkan pada status pemerintah. Para pelaku dipampang lengkap dengan data diri dan foto-fotonya dan sejarah para pelaku kasus korupsi. Data base para pelaku koruptor dipublikasikan di portal resmi anti korupsi malaysia. Untuk mengingatkan pada semua untuk tidak menerima atau memberi suap.

Profil para pelaku korupsi dan suap ini mulai di buat pada 1 januari 2010 dan terus diperbaharui setiap 3 tahun sekali. Sebagian para pelaku koruptor tercatat sebagai politisi, pegawai negri, pengusaha, wiraswasta, ataupun anggota masyarakat biasa. Kronologis setiap kasus pelaku koruptor dicantumkan secara lengkap dan detail.

th (4)

  • Ditayangkan Ditelevisi Publik

Pemerintah Korea Utara menayangkan seorang pemimpin berpengaruh dibawa keluar dari ruang rapat setelah dicopot dari jabatannya paman dari Kim Jong Un dibawa oleh pengawal berseragam dari ruang rapat. kantor berita resmi dari Korea Utara menyebutkan ia dicopot dari jawabatannya dikarenakan tindakan kriminal termasuk korupsi.

Langkah mempermalukan penjabat yang dipecat didepan umum baru kali ini terjadi di Korea Utara. Berita tentang pencopotan ini pertama kali dilansir oleh media Korea Selatan.

th (5)

  • Ditangkap Di tempat Umum

Keberhasilan hongkong dalam memberantas korupsi merupakan salah satu faktor pendukung perkembangan perekonomian dinegri ini. Pada tahun 1960 negara ini termasuk negara paling korup dan terparah didunia. Sangking parahnya seorang supir ambulance tidak akan mengantar pasien sebelum mendapat uang tip. Pada tahun 1973 negara ini mengambil langkah berani tanpa terkecuali seluruh polisi, hakim dan jaksa dipecat.

Lalu kemudian membentuk komisi pemberantasan korupsi yang dinamakan Independent Commission Againts Corruption. Sejak awal terbentuk lembaga ini tidak pernah pandang bulu dalam memberantas korupsi baik kasus besar maupun kasus kecil. Selain menerapkan hukuman mati bagi para koruptor pemerintah juga menciptakan efek malu dengan menangkap koruptor dimuka umum.

ICAC-Independent-Commission-Against-Corruption

  • Diusir Dari Negaranya

Tokoh politik ternama di China Bo Xilai diusir dari negaranya karena skandal korupsi yang dilakukannya. Mantan pemimpin partai komunis ini dianggap telah mempermalukan seluruh negara dengan tindakannya. Selain diadili dia juga tidak akan menerima penghargaan sebagai orang mantan tertinggi dipartai komunis.

Bahkan keberadaannya akan dihapuskan karena keterlibatannya didalam skandal terburuk yang terjadi dalam beberapa dekade. Tak hanya korupsi dengan kekuatan yang dimilikinya ia juga sempat melindungi istrinya dari tuduhan pembunuhan warga inggris.

Akhirnya istri Bo ini dikenakan hukuman mati karena membunuh warga Inggris. Pengusaha asal inggris ini ditemukan tewas pada November lalu dikota yang dipimpin oleh Bo. Kasus ini terungkap lewat dari salah satu pegawai Bo yang membeberkan semuanya.

th (6)
Bahkan tak sedikit pejabat Indonesia yang terkena operasi tangkap tangan saat akan bertransaksi. Maklum, hukuman bagi koruptor masih terbilang ringan. Pengedar narkoba saja dihukum mati, tapi koruptor yang merugikan jutaan rakyat hanya dihukum dalam hitungan tahun dan itupun masih bisa dapat remisi atau potongan tahanan. Sebenarnya masih banyak hal yang bisa kita contoh dari berbagai hukuman korupsi diberbagai negara untuk menimbulkan efek jera pada para pelaku.