Sahabat, sudah tentunya kita mengetahui dengan apa yang diberikan TUHAN kepada kita segalanya sangatlah penting. Itu dikaitkan dengan banyak hal seperti bagian dari tubuh kita. Ada banyak bagian tubuh yang kita ketahui, tetapi tidak mengetahui apa arti dan fungsinya. Salah satu bagian tubuh yang dianggap sangat penting adalah Hidung. Lalu, apa sajakah arti dan fungsi dari hidung tersebut? Untuk mengetahuinya, silahkan simak saja uraian berikut ini.

A. Hidung

Sangat banyak bagian tubuh memiliki peran yang sangat penting, diantaranya adalah Hidung. Hidung merupakan sebagian tubuh Manusia yang dikatakan sebgai alat indera Manusia yang berfungsi sebagai indera penciuman dan juga sebagai bagian dari sistem pernafasan dimana tempat masuk atau keluarnya udara. Daalam hidung juga terdapat bulu halus dan reseptor yang sangat peka terhadap setiap rangsangan baik dalam bentuk gas atau uap. Setia kali bernafas, kita menghirup gas yang ada disekitar kita sehingga aroma dari gas tersebut terasa. Hidung juga memiliki ukuran yang bervariasi besar maupun kecil, bagitu juga dengan bentuknya yang mancung kedepan dan mancung kedalam. Hal ini biasanya terjadi karena ras dan pengaruh genetiknya.

B. Fungsi Hidung

hid

Sebagai salah satu bagian tubuh yang penting bagi kelangsungan hidup Manusia, ternyata hidung juga memiliki berbagai macam fungsi seperti:

1. Sebagai organ pernafasan

Setiap bernafas, hidung merupakan hal pertama yang akan dilalui. Dalam hidung terdapat bulu halus, lendir, dinding tulang yang memiliki peran yang sangat penting untuk menyaring udara yang masuk kedalam organ pernafasan. Begitu juga dengan dinding hidung yang memiliki banyak pembuluh darah dan lendir yang berfungsi sebagai pengatur kelembaban pada setiap udara yang masuk. Dinding hidung juga dapat menyeimbangkan setiap tekanan udara yang masuk dengan cara membelokkan udara ketika mengenainya.

2. Sebagai indera penciuman

Hidung memiliki apa yang namanya saraf olfaktori atau yang biasa disebut sebagai saraf pembau. Ini merupakan bagian dari saraf kranial yang berfungsi untuk menanggapi rangsangan bagi setiap gas atau uap. Bagi setiap rangsangan yang datang secara otomatis akan diterima oleh saraf ini dan kemudian mengarah ke otak sehingga dapat mencium sesuatu.

3. Pemberi rasa pada makanan

Hidung yang berfungsi sebagai penciuman aroma juga memiliki pengaruh terhadap indera pengecapan yang kita miliki. Hidung yang dapat bekerjasama dengan lidah dapat memberikan kombinasi terhadap rasa setiap makanan yang kita makan. Ini disebabkan karena hidung yang menerima pantulan rasa yang berasal dari liodah. Pada saat kita sakit seperti hidung tersumbat maka rasa pada setiap makanan yang kita makan akan terasa berbeda.

4. Ikut berperan dalam pengaturan suara

Hidung yang dikatakan memiliki rongga hidung dimana rongga hidung dapat mempengaruhi resonansi suara pada saat berbicara. Ini kemungkinan disebabkan karena udara yang masuk melalui hidung. Kekuatan suara akan berkurang pada saat kita menutup hidung dibandingkan berbicara dalam keadaan normal.

5. Pembersihan saluran napas

Hidung terdapat lendir dan enzim yang berfungsi untuk membersihkan saluran nafas dari bakteri dan juga kotoran yang masuk. Ketika bersin terjadi secara tiba-tiba, tanpa sadar maka kotoran yang berada pada sistem pernafasan juga akan keluar melalui hidung dan juga mulut.

C. Bagian Dari Luar Hidung

Layaknya untuk kita ketahui, hidung juga ternyata memiliki berbagai macam bagian luar hidung seperti:

1. Lubang Hidung

Lubang hidung adalah salah satu bagian dari hidung yang berfungsi untuk melindungi hidung dari segala macam ancaman dari luar. Ini juga berperan sangat penting untuk mengatur ukuran dari apa yang masuk kedalam hidung.

2. Bulu Hidung

polip-nasi

Bulu hidung yang berada pada bagian dalam hidung merupakan bulu halus yang berfungsi sebagai penyaring udara yang masuk melalui hidung. Sebagai penyaring udara, bulu hidung juga dapat menahan kotoran seperti debu sehingga gagal untuk masuk keistem pernafasan selanjutnya.

3. Septum (Pemisah) Hidung

Sesuai dengan namanya, Septum hidung adalah dinding yang memisahkan rongga hidung menjadi dua bagian. Dinding Septum yang dilapisi oleh lendir dengan pembuluh darah yang dimilikinya berfungsi untuk melembabkan serta mengatur suhu udara yang masuk. Bagian ini terbentuk oleh tulang dan tulang rawan hidung.

4. Rongga Hidung

Rongga hidung juga merupakan bagian dari hidung yang sangat penting. Rongga hidung memiliki selaput lendir dan silia, dimana rongga hidung berfungsi untuk melanjutkan suara yang masuk ketenggorokan. Fungsi dari bagian hidung ini dibantu oleh tulang tengkorak dengan membentuk dinding hidung. Bagian yang satu ini juga terdapat 4 dindinh yang saling berhubungan seperti dinding atas, bawah, tengah, dan kuga samping.

5. Saraf Hidung (Saraf Olfaktori)

Saraf hidung yang disebut sebagai Saraf Olfaktori adalah salah satu saraf yang behubungan dengan otak. Ini merupakan saraf kranial yang berfungsi sebagai indera penciuman yang utama. Rangsangan yang diterima saraf ini terbawa melalui udara lalu dihirup yang kemudian mengirimkan informasi tersebut dalam bentuk impuls.

D. Bagian Dalam Hidung

1. Sinus hidung

Sinus dapat diartikan sebagai struktur yang berupa seperti rongga yang terletak disekitaran hidung. Sinus hidung yang satu ini juga memiliki 4 bagian seperti Sinus maksilaris (di tulang pipi), Sinus Frontalis (di tengah dahi), Sinus ethmoidalis (diantara mata) dan Sinus sphenoidalis (di belakang rongga hidung). Semua sinus akan bermuara ke dalam rongga hidung. Sinus hidung berfungsi untuk melebabkan dan menyaring udara.

2. Tulang Rawan Hidung

Hiduig memiliki tulang rawan yang merupakan tulang elastis yang terletak pada bagian ujung hidung. Tulang rawan yang dapat juga disebut sebagai tulang rawan Hialin memiliki ciri yang semi transparan, kuat dan juga fleksibel. Walaupun dikatakan kuat, tulang yang satu ini juga dapat cidera apabila mengalami benturan yang keras.

3. Selaput Lendir

Selaput lendir merupakan sebagai penghasil Mukus atau ingus dimana hidung dapat terlindungi dari berbagai macam kotoran atau bakteri.

4. Saluran Hidung – Tenggorokkan (Nasofaring)

Pada bagian belakang hidung terdapat saluran yang berhubungan dengan tenggorokkan. Pada Nasofaring terdapat tuba eustachius dan juga tonsil adenoid (faringeal). Nasofaring ini berfungsi sebagai pengatur tekanan udara oleh tuba eustachius atau saluran penghubung telinga dengan tenggorokkan dan pelindung dari infeksi oleh tonsil adenoid.

Sahabat, dengan apa yang dijelaskan diatas mengenai keseluruhan hidung, mudah-mudahan dapat dimengerti dan dipahami serta ilmunya dapat bermanfaat bagi sahabat sekalian. Udah tau kan Sahabatku? Selamat membaca ya..